“Saya mengenal PS dari teman yang ikut pertemuan yang diadakan perusahaan PAI. Saya pertama kali mencoba menggunakan PS saat menyemprot racun hama pada tanaman kubis. Selain hamanya lebih terkendali saya melihat pertumbuhan kubis saya berbeda dan lebih cepat pertumbuhannya. Saat ini saya menggunakan PS pada tanaman kentang, saya menambahkan PS sejak pertama kali mengendalikan hama diumur 25 hari setelah tanam. Penyemprotan pencegahan hama dilakukan sekali dalam seminggu dengan mengurangi takaran racunnya dan ditambahkan dengan PS. Sampai saat ini saya sudah menggunakan PS sebanyak 2 liter. Alhamdulillah tanaman kentang saya sampai sekarang hama penyakitnya lebih terkendali. Tanaman lebih segar sehat dan tidak ditemukan jamur pada daunnya, begitu juga hama juga tidak ditemukan”

Advertisements

Ngadini (Desa Sukamulya, Dempo Utara, Kota Pagar Alam-Sumatera Selatan)

“Saya pertama kali pakai Pest Solution ketika 5 batang tanaman cabe saya mengalami layu. Kebetulan lahan saya didatangi oleh petugas lapang PAI (Pandawa Agri Indonesia-red). Setelah diketahuinya cabe saya kena penyakit disebabkan Fusarium, saya disuruh menambahkan Pest Solution pada fungisida b.a. Ziram. Sebenarnya saya tidak yakin karena selama ini penyakit layu ini tidak ditemukan racunnya namun saya mengikuti saja apalagi langsung disemprotkannya. Alhamdulillah setelah beberapa kali penyemprotan dengan tambah PS ini tanamannya mulai segar kembali. Akhirnya saya yakin, setiap mau semprot tanaman saya selalu tambahkan PS karena sangat membantu mempercepat terkendalinya penyakit pada tanaman cabe saya. Saya pun sarankan pada teman-teman, setiap menyemprot tambahkan selalu PS karena juga hemat sebab dapat mengurangi racun yg kita gunakan..”

Nur Alam (Desa Tanjung Pring, Indralaya, Ogan Ilir-Sumatera Selatan)